ujian RUM kedua

Ujian kali ini terasa lebih berat..
Dimulai dr hari kamis tgl 11 mar 2010,pas pulang ktr,rara udah batuk..batuknya kali ini berbeda dengan biasanya (yg kucurigai batuk alergi),batuknya kali ini terdengar ada dahaknya..tp malam itu rara blm demam,bahkan tidur larut seperti malam2 sebelumnya..sempet ngemil yoghurt pula sblm tidur..pas mau tidur,agak rewel,krn mungkin dahaknya mengganggu..akhirnya ia berhasil muntah,akupun bernafas lega..at least dahaknya keluar..
Sempat tidur beberapa saat,rara kembali terbangun dan terlihat amat sangat terganggu dengan batuk,berusaha untuk mengeluarkan dahak sampe menghentak2an kakinya ke lantai,tp kali ini gagal utk dimuntahkan..(Never seen her like that before..ingin rasanya kugotong rara saat itu juga ke dokter,tp untung aku masi bisa berpikir rasional)
Esoknya aku tetep kerja,alhamdulilah walau sempet ‘susah’ utk berangkat,tp rara melepasku tanpa acara nangis..
Sorenya ia menjemputku di kantor,tp hanya numpang tidur di mobil..
Pas ia bangun,kami sudah sampe rmh dan badannya mulai sumeng..
Jam 9 ia tertidur dan suhu badannya semakin hangat..inget kt dokter anto,waktu di PESAT,bahwa suhu tubuh manusia cenderung lebih tinggi pd malam hari krn menyesuaikan dgn suhu di luar..aku tidak panik,walaupun saat rara menolak utk diberi parasetamol dan dikompres..
Pagi ini,rara sempet ingin mandi di garasi (krn akhir2 ini ia sudah sulit disuruh mandi kecuali mandi garasi),aku tidak mengijinkan krn tkt kena angin..akhirnya aku berhasil membujuknya utk mandi dan berendam aer hangat..suhu tubuh menurun setelah mandi..
Setelah itu rara hanya nenen dan tidur sepanjang hari…sore hanya masuk nasi dan ayam sedikit..sempet nyuapin abinya di malam hari dan suhu udah cenderung normal..walaupun masi terlihat kuyu..
Semakin malam,suhu kembali naek,pdhal hari ini rara udah cukup sering berkeringat..kubuka2 kembali buku Q&A dr wati,utk menguatkan aku..bahwa rara hanya common cold..sempet terpikir bronkoliotis (krn napasnya pendek2) dan pneunomia aspirasi (karena selama makan,rara ga berenti muntah)..tp pikiran itu kusingkirkan jauh2..
Menjelang malam,mamaku mengingatkan utk memberikan parasetamol ke rara,agak sedikit memaksa walaupun rara ga mau..abi nya pun tampak sudah khawatir dan memaksa rara utk minum obat..tp rara menolak keras,akupun ragu utk memaksanya krn tkt obatnya terhirup ke idung,krn posisi rara sdg menangis..
Sampe skrg aku agak khawatir krn suhu tubuhnya masi naek turun,minum obat ditolak,kompres ditolak,bahkan mau diukur suhunya pun dia menolak..
So far,aku hanya melakukan treatment uap aer mendidih yg di tetes minyak kayuputih,balur transpulmin bb, skin to skin.. (Thanks god,rara masi mau nyusu..aku harus byk makan,biar susuku pun banyak)
Barusan ia seperti ingin BAB,tp sulit..
Ya allah,smoga memang hanya common cold yg disebabkan oleh virus..
Semoga ujian kali ini berhasil,sehingga rara tdk perlu terpapar obat2 yg ga penting dan infeksi nosokomial..amin..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s